Mengenal Sosok Donald Trump, Presiden Amerika Serikat

Mengenal Sosok Donald Trump, Presiden Amerika Serikat post thumbnail image

Donald Trump, Presiden Amerika Serikat ke-45 yang fenomenal

Donald Trump sempat mengusulkan penghentian sementara imigrasi Muslim ke Amerika Serikat, namun kemudian ia mengubah planning kebijakannya menjadi “pemeriksaan latar sangat ketat” dari negara-negara tertentu.

Donald Trump menang dalam pemilu 2016 di Amerika Serikat

 Donald Trump sempat mengusulkan penghentian sementara imigrasi Muslim ke Amerika Serikat Mengenal sosok Donald Trump, Presiden Amerika Serikat
Donald Trump

Tepatnya mulai 20 Januari 2017, Donald Trump akan menduduki dingklik kepresidenan Amerika Serikat ditemani dengan wakilnya Mike Pence.

Donald Trump menggantikan Presiden Amerika Serikat sebelumnya Barrack Obama.
Donald Trump Terpilih menjadi Presiden Amerika serikat yang ke-45, pada pemilihan presiden tepatnya tanggal 08 November 2016, mengalahkan Hillary Clinton dari Partai Demokrat.

Donald Trump terpilih menjadi presiden pada pemilihan Presiden tahun 2016 melalui Partai Republik, Sebenarnya Donald Trump sebelumnya pernah mencalonkan diri untuk ikut dalam pemilihan presiden Amerika serikat pada tahun 2000, dari partai Reformasi. Namun donald Trump mengundurkan diri sebelum pemungutan bunyi dimulai.

Baca juga: Presiden Amerika Serikat dari yang pertama sampai ketika ini

Kelahiran Donald Trump.
Donald Trump Lahir di Kota New York, Amerika serikat pada tanggal 14 Juni 1946, ia mempunyai nama lengkap Donald John Trump.

Donald Trump merupakan keturunan adonan dari Negara Jerman dan Skotlandia. Ayah Donald Trump yang berjulukan Fred Trump ialah keturunan Jerman, sedangkan Ibu dari Donald Trump yang berjulukan Mary Trump keturunan Skotlandia.

Fred Trump, ayah dari Donald Trump lahir pada tahun 1905, dan meninggal dunia pada tahun 1999, sedangkan Mary Trump Ibunya lahir pada tahun 1912 dan meninggal dunia pada tahun 2000.

Perjalanan Pendidikan Donald Trump.
Donald Trump pernah bersekolah si The Kew Forest School, namun ia sempat berhenti dari sekolah tersebut, kemudian pada usia 13 tahun Donald Trump melanjutkan kembali pendidikannya ke New York Military Academy (NYMA), di Cornwall, New york.

Donald Trump berhasil menuntaskan pendidikannya di New York Military Academy sesudah menuntaskan kelas delapan.

Lalu pada tahun 1964, Donald Trump melanjutkan pendidikan di universitas Fordham di Bronx, namun hanya selama dua tahun. Donald Trump selanjutnya pindah ke Wharton School, Universitas Pennsylvania, Philadelphia.

Pada tahun 1968 Donald Trump mendapatkan gelar sarjana Ekonomi dari Universitas tersebut.
Setelah menuntaskan kuliahny.

Lalu pada tahun 1971, Donald Trump mulai mengikuti jejak Ayahnya, dan menjalankan salah satu perusahaan Properti milik ayahnya.

Donald Trump mulai menjalankan perusahaan keluarganya “Trump Organization”
Dimulai semenjak Donald Trump masih kuliah, ia sudah mulai aktif membantu menjalankan perusahaan ayahnya, di bidang properti khususnya rumah sewa kelas menengah di distrik Brooklyn, Queen dan Staten Island.
Perusahaan properti tersebut awalnya berjulukan “Elizabeth Trump and Son”

Lalu pada tahun 1971, perusahaan properti tersebut diserahkan sepenuhnya kepada Donald Trump, dan ia mengganti nama perusahaan tersebut menjadi “Trump Organization”.

Semenjak Donald Trump menjadi Presiden pada :Trump Organization”, Donald Trump dan perusahaannya mendapatkan proyek pertama sekitar tahun 1978 untuk melaksanakan renovasi Hotel Grand Hyatt di Manhattan.

Donald Trump mendapatkan proyek pertamanya untuk melaksanakan renovasi komplek apartemen Swifton Village di Cincinnati, Ohio. Pada Proyek ini Donald Trump berhasil meraup laba sebesar US$ 6 Juta.

Sekitar tahun 1970, Donald Trump menerima laba dari Pemerintah kota New York atas pembayaran pajak sebagai ganti krisis keuangan yang dihadapi Hotel Commodore.

Kesuksesan Donald Trump juga diraihnya ketika berbagi properti untuk Javits Convention Center. Berkembangnya Javits Convention Center menciptakan Trump berurusan dengan pemerintah kota New York.

Salah satu proyeknya yang bernilai 110 juta Dollar Amerika ternyata menciptakan New York membayar antara 750 juta Dollar Amerika sampai 1 miliar Dollar Amerika. Donald Trump memperlihatkan untuk mengganti rugi proyek itu tetapi tawarannya ditolak.

Keadaan yang serupa terjadi ketika New York berusaha untuk merenovasi Wollman Rink di Central Park. Sebuah proyek pada tahun 1980 yang ditagetkan final dalam 2,5 tahun, tetapi sampai tahun 1986 dan 12 juta Dollar Amerika telah dikeluarkan namun proyek belum juga selesai.

Donald Trump memperlihatkan untuk menangani proyek itu dan ia menyelesaikannya dalam waktu 6 bulan dengan dana hanya 2,75 juta DollarAmerika. Menariknya, selama awal tahun 1980-an, Donald Trump mengambil alih perjuangan jasa Roy Cohn, kepala Senat Komite Permanen pada Penyelidikan ( Senate Permanent Subcommittee on Investigations).

Masa sulit bisnis Donald Trump
Pada tahun 1990 Donald Trump kesulitan membayar utangnya akhir efek dari masa Resesif. Ia dihadapkan pada persoalan pembayar pinjaman atas kasino ketiganya yaitu Taj Mahal yang setara dengan 1 miliar dollar dengan bunga sangat tinggi.

Meski ia harus mempertahankan bisnisnya dengan pelengkap pinjaman dan menunda pembayaran bunga pinjaman, pada tahun 1991 melonjaknya hutang menciptakan bisnisnya mengalami kemunduran yang besar. Bank-bank telah kehilangan ratusan juta dolar.

Pada tanggal 2 November 1992, Trump Plaza Hotel terpaksa merencanakan paket sumbangan dari kebangkrutan sesudah tidak bisa membayar tunggakan pinjaman. Dalam rencananya, Donald Trump bersedia untuk mengatakan 49 persen saham dari Hotel glamor tersebut. Kepada Citibank dan 5 penyandang dana lainnya. Namun sebaliknya, Donald Trump mendapatkan keadaan yang lebih baik yaitu menjabat posisi sebagai Chief Executive, meski tanpa bayaran.

Pada tahun 1994, Donald Trump kehilangan 900 juta dolar dari rekening pribadinya dan kerugian drastis pada sektor bisnis sebesar 3,5 miliar dolar. Ketika ia dipaksa untuk meninggalkan Trump Shuttle, ia diharuskan untuk mengurus Trump Tower di New York City dan mengontrol 3 buah kasino di Atlantic City.

Chase Manhattan Bank yang telah meminjamkan uang kepada Trump untuk membeli West Side Yards, yang merupakan parsel Manhattan terbesarnya, terpaksa harus dijual kepada pengembang-pengembang di Asia.

Menurut anggota pembentuk Organisasi Trump, Donald Trump tidak mengembalikan semua kepemilikan atas Real Estate. Para pemilik berjanji untuk mengatakan 30 persen dari laba manakala bangunan-bangunan tersebut final dikembangkan atau terjual.

Hingga masa itu, para pemilik menginginkan apa yang telah Donald Trump lakukan yaitu membangun kerja. Mereka kemudian mengatakan model konstruksi terbaru dan dana administrasi untuk mempercepat pembangunan.

Istri dan Anak Donald Trump

Ivana Zelnickova kelahiran tahun 1949, merupakan istri pertama Donald Trump.

Pada tahun 1977 Donald Trump menikahi Ivana Zelnickova, kemudian pada tahun 1992 mereka bercerai.
Dari ijab kabul ini mereka mendapatkan tiga orang anak, yaitu :

Donald Jr lahir pada tanggal 31 Desember 1977

Ivanka lahir pada tanggal 30 Oktober 1981

Eric lahir pada tanggal 11 Januari 1984

Marla Maples kelahiran tahun 1963, istri kedua Donald Trump

Setelah bercerai dengan istri pertamanya, Pada tahun 1993 Donald Trump menikahi Marla Maples.
Dari ijab kabul mereka mendapatkan satu orang anak,yaitu :

Tiffany lahir pada tanggal 13 oktober 1993.

Melanija Kanvs (Melania Trump) Kelahiran tahun 1970, istri ketiga Donald Trump

Donald Trump menikahi Melanija Kanvs pada tanggal 22 Januari 2005, dan mendapatkan seorang anak.

Demikianlah artikel mengenal sosok Presiden Amerika Serikat yang ke-45, Donald Trump.

Semoga bermanfaat !

Berbagi ilmu pengetahuan umum
Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Donald_Trump